Minggu, 30 Januari 2011

TIPS SUKSES MENGERJAKAN USM STAN

Mau Ikut USM STAN ? Baca dulu Tips Triknya

Coba dech tips and trick teknis persiapan USM STAN berikut ini, mudah mudahan bermanfaat :


1. Perencanaan Ruang & Waktu


  1. Periksa kalender, kemudian susunlah jadwal yang rapi. Misalnya dengan membuat timeline mengenai peristiwa-peristiwa yang penting.
  2. Apakah di kotamu diadakan USM-STAN? Jika tidak, rencanakanlah untuk mengikutinya di kota terdekat/paling mudah dijangkau dari kotamu. Tidak usah memaksakan diri untuk mengikuti USM di Jakarta. Mengikuti ujian di kota kecil justru lebih menguntungkan. Misalnya saja, terhindar dari risiko kemacetan.
  3. Jika kamu juga ingin mengikuti SNMPTN, pertimbangkan juga untuk mengikuti USM-STAN dan SNMPTN di satu kota saja karena biasanya pelaksanaan kedua ujian itu saling berdekatan.

2. Penguasaan Materi

USM STAN cukup unik mengingat yang diujikan hanya ±180 soal kemampuan umum dan bahasa Inggris dan hanya dikerjakan selama 150 menit.

  1. Porsi terbesar dari ujian ini adalah 120 soal untuk Tes Kemampuan Umum (TKU). Sebagian besarnya merupakan soal-soal yang mirip dengan soal-soal tes IQ. Sedangkan sisanya adalah soal-soal yang menguji wawasan/pengetahuan umum, baik yang bersifat statis maupun yang berupacurrent issue. Saran kami, perbanyaklah latihan mengerjakan soal-soal tes IQ dan rajinlah membaca koran/menonton televisi yang menyajikan acara-acara seperti kuis Who Wants To Be A Millionaire atau kuis Siapa Berani (sst, ini bukan iklan ya!).
  2. Ada 60 soal bahasa Inggris. Soal-soalnya masih mirip dengan soal-soal UAN/SNMPTN. Persoalan lebih ditekankan pada masalah structure. Soal-soal vocabulary terkadang susah diterka tentang kata apa yang akan ditanyakan. Tapi kalau kamu mau, kamu juga bisa mempelajarinya. Ada aturan nilai mati, yaitu jika dari salah satu dari 3 bagian soal di atas jawaban benar yang kamu berikan kurang dari 1/3 nya (TKU 40 dan B. Ing 20) maka akan mendapat niali mati, berarti otomatis langsung gugur. Maka berhati2lah, dan siapkan strategimu sendiri untuk ini. Percaya atau tidak, buku latihan soal STAN akan sangat membantu dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian, jadi kami menyarankan milikilah paling tidak satu buku USM STAN. Dari pengalaman yang sudah-sudah memang jenis soal yang keluar tiap tahunnya banyak yang sama, hanya saja pengembangannya yang berbeda makanya kami sarankan. (tapi dikerjain latihan soalnya, jangan cuma buat pajangan di meja belajar) Kalau kamu juga mengikuti SNMPTN, ya jangan lupa belajar untuk SNMPTN juga!

3. Persiapan H-7 s. d. H-2

Jika kamu mengikuti ujian di luar kota, usahakan untuk berada di kota tersebut seminggu sebelum ujian dilaksanakan atau minimal sehari sebelum Ujian. Hal ini untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, seperti susahnya mencari sarana transportasi. Selama di kota ini, kamu bisa mengenali lingkungannya, misalnya tentang jalan pintas yg bisa diambil untuk mencapai lokasi ujian dan jam-jam sibuk/rawan macet di daerah tersebut. Jangan lupa tetap belajar! (ini yang penting)

4. Persiapan H-1

  1. Kurangi porsi belajar, hiruplah udara segar. Fisikmu pasti akan lelah jika terus dipaksa belajar. Dalam ujian STAN yang dibutuhin adalah otak yang segar dan yang lagi encer2nya, jadi usahakan jangan sampai begadang.
  2. Tinjau lokasi ujian (lebih baik pada sore hari karena petugas biasanya baru menata ruang ujian pada saat itu). Pulang dari sana, kamu bisa belanja alat tulis (penting: pensil 2B, penghapus yang lembut, peruncing, dan alas tulis —karena tidak semua meja ujian permukaannya rata. Jangan lupa istirahat secukupnya!

5. Hari-H

  1. Bangun pagi, berdoalah agar hati lebih yakin dan tenang. Sarapan pagi, kompromilah dengan perutmu. Kalo perlu buang semua kotoran di perutmu dulu, jangan sampai hal itu mengganggu kamu dalam mengerjakan soal (serius nih!). Biasanya saat melangsungkan USM STAN, peserta di larang keluar ruang ujian dengan alasan apapun. Jadi, saat kalian pergi meninggalkan ruangan di tengan mengerjakan ujian, maka kalian akan dianggap telah selesai mengikuti ujian tersebut.
  2. Bawa jam tangan supaya kamu bisa merencanakan alokasi waktumu dalam mengerjakan soal.
  3. Sebelum berangkat, mintalah restu orang tua. Hal ini bisa menambah semangat, dan ingat restu orang tua itu salah satu doa yang paling ampuh loh. Tetapi jika tidak memungkinkan, misalnya karena kamu mengikuti ujian di luar kota, ya tidak usah terlalu dipaksakan.
  4. Usahakan tiba di tempat ujian pada waktu yang tepat. Jika terlalu lambat, kamu akan kehilangan rasa percaya diri. Jika terlalu cepat, mungkin kamu akan bosan menunggu dan kehilangan fokus. Idealnya, hadirlah ±30 menit sebelum ujian dimulai. Cari tahu kapan pastinya ujian dimulai!
  5. Tips dari kami, kerjakan soal dalam 3 tahap; yang mudah, yang sedang, kemudian yang sulit. Hal ini akan sangat membantu mengefisienkan waktumu dalam mengerjakan soal (Bobot nilai soal yang sulit dan yang mudah kan sama aja. Kalo kamu mengorbankan waktu buat 4 soal mudah untuk 1 soal sulit berarti kamu telah membuat kerugian bagi diri kamu sendiri kan?) Teliti dan cermatlah dalam mengerjakan soal, terkadang memang ada soal yang sengaja dibuat tidak ada jawabannya, jadi jangan terkecoh dan memaksakan diri untuk mengerjakannya. Ga usah liat ke kanan-kirimu. Jika ternyata peserta di sebelahmu kelihatannya lebih jago, kamu bisa grogi. Santai aja. Yang yang mengerjakan soal paling banyak dan paling cepat selesai belum tentu lulus kok! (Lihat bagian Tanya Jawab) Setelah mengerjakan soal, berarti semua yang bisa kamu lakukan telah kamu selesaikan. You did your best, so let your fate do the rest.

6. Soal-soal yang harus diperhatikan

  1. Soal urutan. Misalnya, “di sebuah acara ada 6 orang (A,B,C,D,E,F) yang harus berpidato dengan aturan; B pasti menjadi penutup acara, F berpidato setelah C, E tidak pada urutan pertama pidato dan A & B setelah F baru berpidato”. Soal ini merupakan salah satu soal yang paling banyak menguras waktu untuk berpikir. Jadi, kerjakan soal tipe ini pada saat kamu sudah tidak bisa mengerjakan yang lainnya. Namun biasanya dalam satu kasus di atas akan menjadi 4-6 soal yang berarti mempunyai banyak poin. Untuk lebih baiknya, sering-seringlah berlatih dengan jenis soal seperti ini.
  2. Soal penalaran. Kuncinya: jangan terpaku pada realitas yang ada di dunia ini. Misalnya saja, “jalan tol hanya untuk kendaraan roda 4, sedangkan becak beroda 4, maka…”. Jika memang soalnya begitu, pasti jawabannya ” becak boleh lewat jalan tol” atau yang pengertiannya sejalan dengan itu. Jangan bersikeras dan terpaku pada kenyataan bahwa becak beroda 3 dan tidak boleh lewat jalan tol. Sekali lagi, asumsikan bahwa semua pernyataan pada soal adalah benar.
  3. Soal bahasa Inggris: ga ada triknya =P. Cuma kalo kemampuanmu terbatas (cuma bisa ngerjain sedikit soal), tembak aja yang lainnya untuk memenuhi ketentuan nilai mati (1/3 soal harus terjawab benar).Yups, mungkin itulah beberapa tips dan trik yang kami buat berdasarkan pengalaman kami pribadi. Memang kami tidak menjamin bahwa dengan membaca dan mempraktekkan semua yang kami tulis di atas kamu bisa lulus Ujian Saringan Masuk STAN 2005, tapi paling tidak kami berharap semua yang kami tulis ini dapat berguna bagi anda sekalian. Tetaplah berdoa dan berusaha. We’ll wait for you all..

Ingat, kesempatan hanya berpihak pada orang-orang yang siap!
Selamat Berjuang dan SEMOGA BERHASIL !!

*Dikutip dari beberapa sumber dengan perubahan

2 komentar:

mimi mengatakan...

terima kasih kakak,,
semoga ini bermanfaat untukku..

baim mengatakan...

ahahahaa..
ok lah bang.. :P

Poskan Komentar